FB_IMG_1786620640635~2
Spread the love

MANADO — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus memperkuat langkah strategis dalam menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di daerah.

Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., dalam pertemuan bersama Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Dalam pertemuan itu, Gubernur Yulius memaparkan berbagai kondisi dan tantangan ketenagakerjaan yang dihadapi Sulawesi Utara, termasuk tingginya kebutuhan masyarakat pencari kerja terhadap akses pelatihan yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

Salah satu perhatian yang disampaikan Gubernur yakni kondisi infrastruktur dan peralatan pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) Bitung. Sebagian fasilitas dinilai telah mengalami kerusakan dan tidak lagi sepenuhnya mampu mengikuti perkembangan kebutuhan dunia kerja.

Menanggapi hal tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan RI menyatakan komitmennya untuk memperkuat dukungan terhadap pengembangan ketenagakerjaan di Sulawesi Utara.

Dukungan tersebut antara lain melalui percepatan optimalisasi BLK Minahasa Utara agar dapat beroperasi pada 2027, penambahan program pelatihan di BLK Bitung, serta optimalisasi BLK yang telah tersedia di wilayah Sulawesi Utara.

Kementerian Ketenagakerjaan juga mendorong Pemprov Sulut untuk memperkuat kemitraan dengan perusahaan dan sektor industri. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar program pelatihan yang diberikan benar-benar selaras dengan kebutuhan tenaga kerja di dunia usaha.

“Pertemuan ini merupakan bukti kesungguhan Pak Gubernur untuk menurunkan pengangguran di Sulawesi Utara,” ujar Menteri Ketenagakerjaan.

Selain peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal, pengawasan terhadap tenaga kerja asing (TKA) di Sulawesi Utara turut menjadi perhatian. Pemerintah memastikan keberadaan tenaga kerja asing tetap memenuhi ketentuan dan persyaratan ketenagakerjaan yang berlaku, sekaligus mendorong terjadinya transfer pengetahuan dan teknologi kepada tenaga kerja lokal.

Gubernur Yulius bersama Kementerian Ketenagakerjaan sepakat bahwa peningkatan kualitas tenaga kerja merupakan bagian penting dari strategi pembangunan ekonomi daerah. Tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri diyakini akan memperbesar peluang masyarakat memperoleh pekerjaan sekaligus memperkuat daya saing ekonomi Sulawesi Utara.

Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga pelatihan dan dunia usaha diharapkan mampu menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih responsif terhadap perkembangan industri serta membuka semakin banyak peluang kerja bagi masyarakat.

Sulut Bergerak. Tenaga Kerja Kompeten, Lapangan Kerja Meningkat.

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *