Hajarbicara – Kepemimpinan Hendra Jacob, S.IP., di tubuh Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sulawesi Utara mulai menuai apresiasi.
Meski baru sekitar tiga bulan menakhodai organisasi tinju tersebut, Hendra dinilai telah menunjukkan hasil positif melalui capaian atlet Sulawesi Utara di tingkat nasional.
Apresiasi itu disampaikan Valdy Suak, Ketua Aliansi Masyarakat Lingkar Tambang. Ia menilai, capaian para petinju Sulut dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Amatir Piala Menko Infrastruktur di Pluit Village Mall, Jakarta, menjadi sinyal positif bagi perkembangan olahraga tinju di daerah.
Dalam kejuaraan tersebut, lima petinju Sulawesi Utara, yakni Elias Junior, Andreas Sanadi, Yehuda Mozez, Ropit Engkeng, dan Frilo Sumampouw, berhasil membukukan kemenangan dalam pertandingan masing-masing.
Tak hanya itu, sebanyak 10 atlet Sulut dilaporkan berhasil menembus babak semifinal. Capaian tersebut menjadi modal penting bagi kontingen Sulawesi Utara untuk terus bersaing dan membuktikan kemampuan di panggung tinju nasional.
Menurut Suak, hasil tersebut patut diapresiasi mengingat masa kepemimpinan Hendra Jacob di Pertina Sulut masih tergolong singkat.
“Tiga bulan itu waktu yang singkat, tetapi sudah mampu menunjukkan hasil, bahkan berprestasi. Ini capaian luar biasa,” ujar Suak.
Ia menilai, prestasi olahraga bukan sekadar soal kemenangan dan medali, melainkan juga dapat menjadi sumber motivasi bagi generasi muda, terutama mereka yang tinggal di kawasan lingkar tambang.
Suak berharap, tinju dapat menjadi wadah positif bagi anak-anak muda untuk menyalurkan energi, mengasah kemampuan, serta membangun masa depan melalui jalur prestasi.
“Apalagi di wilayah lingkar tambang itu keras. Daripada menunjukkan kemampuan di jalanan, lebih baik naik ring dan mencari prestasi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Suak menilai Hendra Jacob merupakan sosok yang tepat untuk memimpin Pertina Sulawesi Utara.
Ia mengaku mengenal Hendra secara dekat dan meyakini komitmen serta kepeduliannya dapat menjadi modal penting dalam pembinaan atlet.
“Ini mungkin baru permulaan. Sosok Ketua Pertina ini saya kenal dekat. Beliau itu royal dan loyal. Karena itu, untuk urusan atlet, saya rasa mereka bisa diperhatikan agar terus berkembang,” tutup Suak.
Apresiasi tersebut menjadi dorongan bagi Pertina Sulut untuk menjaga konsistensi pembinaan, memperkuat regenerasi petinju, serta membuka lebih banyak peluang bagi atlet muda Sulawesi Utara untuk bersaing dan mengukir prestasi di tingkat nasional.
