IMG-20260511-WA0005
Spread the love

Hajarbicara – Media sosial dihebohkan dengan video viral yang memperlihatkan seorang guru pengganti di salah satu SMA di Jakarta diduga menggadaikan laptop milik muridnya sendiri.

Video tersebut diunggah akun Threads @_ssbrin dan memperlihatkan momen ketika guru Sosiologi berinisial SRA ditagih agar segera mengembalikan laptop yang dipinjamnya dari siswa.

Dalam unggahan itu disebutkan, laptop yang digadaikan ternyata milik kakak dari salah satu siswa yang diajarnya.

“SRA, guru pengganti SMA di Jakarta gadai laptop muridnya,” tulis akun pengunggah, dikutip Minggu, 10 Mei 2026.

Baru Dua Minggu Mengajar

Kasus ini sontak menjadi sorotan publik setelah terungkap bahwa SRA baru sekitar dua minggu mengajar sebagai guru pengganti di sekolah tersebut.

Pengunggah video menuding SRA memanfaatkan kepolosan para siswa untuk meminjam laptop dengan berbagai alasan mendesak, namun kemudian barang tersebut justru digadaikan.

“Memanipulasi murid-murid untuk meminjamkan laptop, ternyata digadai. Ternyata sudah sering, gali lubang tutup lubang. Baru ketahuan sekarang karena saya berani usut,” tulisnya.

Pemilik laptop mengaku sangat dirugikan karena perangkat tersebut digunakan untuk menyelesaikan skripsi kuliahnya.

Modus Pinjam Laptop untuk Bikin Soal

Menurut penjelasan pengunggah, peristiwa itu bermula pada Jumat, 8 Mei 2026, ketika adiknya meminjam laptop dengan alasan untuk kerja kelompok sekolah.

Namun hingga malam hari, laptop tersebut belum juga dibawa pulang. Sekitar pukul 22.30 WIB, sang adik akhirnya mengaku bahwa laptop dipinjam oleh guru SRA.

“Saya tanya kenapa mau dipinjamkan, dia bilang gurunya butuh urgent karena banyak kerjaan dan mau bikin soal,” ungkap pemilik laptop.

Dari penelusuran yang dilakukan, diduga ada lebih dari satu korban dalam kasus ini.

“Saat ini sudah ada tiga korban anak SMA yang mengaku dimanipulasi oleh SRA. Korban kemungkinan masih bisa bertambah,” lanjutnya.

Pengunggah juga mengungkapkan bahwa pada hari yang sama, SRA diduga menghubungi beberapa siswa lain untuk meminjam laptop dengan alasan mendesak.

“Dia bilang urgent buat bikin soal kelas X. Dia mengincar murid-murid polos dan meminjam laptop secara mendadak,” jelasnya.

Laptop Digadai Rp3 Juta

Pemilik laptop kemudian mengunggah video saat dirinya mengambil kembali barang tersebut di sebuah tempat gadai.

Agar laptop bisa kembali, korban disebut harus menebus sekitar Rp3 juta.

“Dari pihak gadai menjelaskan, sebelumnya ada laptop lain yang ditebus lalu masuk lagi laptop baru,” tulis pengunggah.

Keterangan dari beberapa siswa juga menyebutkan bahwa SRA disebut kerap meminjam laptop murid.

Sementara itu, hasil pencarian melalui pelacak nomor telepon diduga menunjukkan bahwa guru tersebut memiliki masalah dengan pinjaman online atau pinjol.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun dari guru bersangkutan terkait viralnya kasus tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *