ZONANESIA_20260613_111910_0000~2
Spread the love

Manado, hajarbicara.com – Semangat nasionalisme dan kebersamaan mewarnai pembukaan Festival Bung Karno Manado (FBKM) 2026 yang berlangsung di kawasan Manado Beach Walk (MBW), Jumat (12/6/2026). Festival yang digelar dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno ini secara resmi dibuka oleh Wali Kota Manado, Andrei Angouw, bersama Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado, Irene Angouw-Pinontoan. Pembukaan festival berlangsung meriah dengan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta ribuan warga yang memadati lokasi acara.

Dalam sambutannya, Wali Kota Andrei Angouw menegaskan bahwa Festival Bung Karno bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting untuk mengenang sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai perjuangan Bung Karno dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Menurutnya, bulan Juni memiliki nilai historis yang sangat erat dengan perjalanan hidup Presiden Pertama Republik Indonesia tersebut. Selain diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, bulan ini juga menjadi bulan kelahiran Bung Karno pada 6 Juni dan bulan wafatnya pada 21 Juni.

“Festival ini menjadi ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memahami kembali pemikiran, perjuangan, dan cita-cita Bung Karno yang tetap relevan hingga saat ini,” ujar Andrei Angouw.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menghidupkan semangat Trisakti yang diwariskan Bung Karno, yakni berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Nilai-nilai tersebut dinilai penting sebagai fondasi dalam membangun daerah dan memperkuat karakter bangsa.

Festival Bung Karno Manado 2026 menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Mulai dari Bung Karno Run 2026, pembacaan Dedication of Life Bung Karno, pertandingan boxing, lomba pidato dan menggambar, turnamen e-sport Mobile Legends: Bang Bang, pertunjukan modern dance, hingga berbagai hiburan rakyat dan pesta kembang api.

Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk menjadikan festival ini sebagai sarana mempererat persaudaraan dan menjaga persatuan di tengah keberagaman. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat dinikmati dengan penuh sukacita serta tetap menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan.

Prosesi pembukaan festival ditandai dengan pemukulan tetengkoren oleh Wali Kota Manado bersama Ketua TP-PKK Kota Manado, Wakil Wali Kota Manado, dan unsur Forkopimda sebagai simbol dimulainya seluruh rangkaian kegiatan Festival Bung Karno Manado 2026.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Manado dr. Steaven Dandel, MPH., didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Manado Syenny Dandel-Tamuntuan, para kepala SKPD, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat yang turut menyemarakkan perhelatan tahunan tersebut.

Festival Bung Karno Manado 2026 diharapkan menjadi wadah yang mampu menguatkan nilai-nilai Pancasila, semangat gotong royong, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara, sekaligus menjadi ruang kreativitas dan hiburan bagi masyarakat Kota Manado. (Valen)

//Pemerintah Kota Manado

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *