Hajarbicara.com – Media sosial dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan seorang pria berenang di kolam Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat.
Video tersebut direkam dari salah satu gedung tinggi di kawasan Bundaran HI dan pertama kali diunggah oleh akun Threads @tequilaracer pada Selasa, 16 Juni 2026. Dalam waktu singkat, unggahan itu menarik perhatian publik dan memicu beragam spekulasi.
Dalam rekaman video yang beredar, tampak seorang pria mengenakan pelampung berwarna oranye sedang berenang di area pinggiran kolam sambil menghadap ke dasar air.
Pengunggah video menuliskan keterangan bernada humor.
“Liat orang renang di Bundaran HI bikin iri juga. Kolamnya luas, view-nya premium, penontonnya banyak,” tulis akun tersebut.
“Tinggal kuat enggaknya aja nafas buat satu lap. Kayanya ide lomba renang buat 17 Agustusan di situ lucu juga,” lanjutnya.
Unggahan itu kemudian viral dan telah mendapat ribuan tanda suka serta komentar dari warganet yang mempertanyakan keamanan dan legalitas aktivitas berenang di kolam ikon ibu kota tersebut.
Menanggapi ramainya perbincangan publik, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, memberikan penjelasan terkait sosok pria dalam video tersebut.
Menurut Satriadi, pria yang terlihat berenang itu bukan warga biasa, melainkan petugas Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) dari bidang pertamanan yang sedang menjalankan tugas rutin.
“Jadi memang yang itu petugas PJLP pertamanan yang sedang menyisir perawatan kabel-kabel, itu memang rutin dilakukan,” ujar Satriadi kepada awak media, Selasa (16/6/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pemeliharaan rutin yang dilakukan oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta untuk memastikan seluruh fasilitas di kawasan Bundaran HI tetap berfungsi dengan baik.
Sebelum penjelasan resmi disampaikan, sejumlah warganet sempat mengungkapkan kekhawatiran terkait keselamatan pria tersebut.
Pasalnya, kolam Bundaran HI diketahui memiliki berbagai instalasi bawah air, termasuk jaringan kabel untuk sistem pencahayaan dan air mancur.
“Enggak takut ada listrik ngalir dari lampu-lampunya itu kah? Memangnya sistem airnya ada penyaringan kayak di kolam renang?” tulis salah satu pengguna media sosial.
Komentar lain juga menyoroti kondisi air kolam yang dianggap kurang layak untuk aktivitas berenang.
Meski sempat menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat, pihak berwenang memastikan aktivitas yang terekam dalam video viral tersebut merupakan bagian dari pekerjaan rutin petugas dan telah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.
