IMG-20261028-WA0012

Foto: Sales Executive Retail Regional Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara, (Goran Purba)

Spread the love

Hajarbicara.com,Manado – Pertamina Lubricants mengingatkan masyarakat Sulawesi Utara agar lebih cermat saat membeli pelumas kendaraan, menyusul adanya isu peredaran dugaan oli palsu di daerah tersebut.

Konsumen diminta memeriksa kemasan dan memastikan produk dibeli melalui saluran distribusi resmi.

Edukasi mengenai cara membedakan oli asli dan produk yang dicurigai palsu disampaikan tim Pertamina Lubricants dalam pertemuan bersama awak media di Sparta Tikala Cafe, Manado, Selasa (27/10/2026).

Sales Executive Retail Regional Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara, Goran Purba, mengatakan Pertamina Lubricants memiliki beragam produk pelumas untuk kendaraan roda dua, mobil, hingga truk. Produk ritel yang dipasarkan antara lain Enduro, Fastron, Meditran, dan Prima XP.

Menurut Goran, kualitas produk dijaga melalui pengujian di laboratorium, termasuk terhadap bahan baku dan aditif yang digunakan.

Ia juga menyebut kerja sama dengan VR46 Racing Team untuk segmen Enduro dan Lamborghini sebagai bagian dari kemitraan yang mendukung pengembangan produk.

Terkait pengawasan distribusi di Sulawesi Utara, Goran menjelaskan Pertamina Lubricants memiliki dua distributor resmi, yakni Berlian Kharisma Pasifik dan Mangimbali Pelumas Jaya, yang melayani segmen ritel dan industri.

Foto :Supervisor Territory Bitung Pertamina Lubricants. (Wahyu)

Sementara itu, Supervisor Territory Bitung Pertamina Lubricants, Wahyu, memaparkan sejumlah hal yang dapat diperiksa konsumen untuk mengenali indikasi pelumas palsu.

Pertama, perhatikan penutup botol yang dilengkapi hologram bertuliskan original. Menurutnya, hologram tersebut memiliki karakter tampilan tertentu yang perlu diperiksa pada kemasan produk.

Kedua, periksa kesesuaian nomor batch pada tutup dan leher botol, termasuk presisi serta bentuk hurufnya.

Tetunya, ketidaksesuaian pada bagian tersebut dapat menjadi tanda yang perlu diwaspadai.

Ketiga, konsumen dapat memanfaatkan pemindaian kode atau fitur verifikasi produk apabila tersedia dan memahami cara penggunaannya.

Wahyu mengingatkan, penggunaan pelumas yang tidak sesuai atau diduga palsu berpotensi mengganggu kinerja mesin.

Karena itu, konsumen sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan harga, tetapi juga memperhatikan keaslian produk dan tempat pembelian.

Goran menambahkan, masyarakat yang menemukan produk dengan indikasi pemalsuan atau memiliki keluhan terkait pelumas Pertamina dapat menghubungi Pertamina Call Center 135 untuk menyampaikan laporan.

Ia mengatakan laporan yang masuk dapat ditindaklanjuti, termasuk melalui tim legal perusahaan apabila ditemukan dugaan pelanggaran.

Pertamina Lubricants mengimbau masyarakat Sulawesi Utara untuk menggunakan pelumas asli dan sesuai spesifikasi kendaraan.

“Langkah tersebut penting untuk menjaga performa mesin, mendukung kenyamanan berkendara, serta mengurangi risiko kerusakan kendaraan akibat penggunaan produk yang tidak sesuai,” pungkas Goran Purba. (*/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *